Click in the field, then press CTRL+C to copy the HTML code
Copy
<div style="background:#fff;border:#bbb dashed 1px;padding:5px"><a href="http://en.citatepedia.ro/comments.php?id=410818" style="color:#000;text-decoration:none"><div style="margin:10px 0"><strong>Sebuah bom yang meledak bernama sunyi (Indonesian)</strong></div><div style="margin:10px 0">: Teungku Abdullah Syafii in memoriam<br>(1) </div><div style="margin:10px 0">Bilakah ini harinya bom yang engkau lemparkan bersama<br>Butir udara berinteraksi memekatkan cinta<br>Yang dinamakan kesumat tak akan ada yang<br>Bisa kuperbuat kecuali<br>Menikam waktu dan sebuah bom yang<br>Meledak engkau sebut sunyi, <br>Dari lukakah mengalirkan darah<br>Yang engkau sebut cinta yang<br>Akhirnya menghantarkan<br>Pada kilatan api dalam ketiadaan, <br>Ketiadaan Teungku yang menemukan<br>Aliran darahnya, ketiadaan hamba tanpa sunyi, <br>Dan engkau lemparkan sunyi, engkau lemparkan<br>Kepada waktu: <br>Sebuah bom meledak bernama sunyi<br>Lalu aku mencatatnya dengan cinta</div><div style="margin:10px 0">(2) </div><div style="margin:10px 0">Teungku: duka duri semak ada di dadamu, cinta manakah<br>Yang hendak dikuburkan, aku tepiskan<br>Tanpa memilih hidup ini akan dikemanakan<br>Mungkin bersama bayang-bayang hujan lalu<br>Sunyi ini akan diberikan kepada siapa? <br>Siapakah pembunuh waktu yang tak mengerti: <br>Luka ini berasal juga dari Cinta<br>Cinta berasal muasal dari duka keabadian<br>Mungkin kita ini bangsa yang lupa<br>Bahwa bendera kita bukanlah kemenangan<br>Tetapi kekalahan berkepanjangan<br>Sebagai hamba Duli Paduka, cinta manakah? <br>Bagai berondongan pertanyaan ini menyergap<br>Dan Teungku: dekaplah damai keabadianMu</div><div style="margin:10px 0">(3) </div><div style="margin:10px 0">Duka sergap kematian ini semakin lekat, bila moncong menganga<br>Selalu berarah kepadamu, kenangan apakah<br>Jejak bayang-bayang hujan terlalu samar<br>Untuk siapakah engkau kirim kegelisahan ini<br>Senyap rerumputan memagut lelapmu<br>Sungai berdiri diam bisu<br>Menorehkan sederet kebahagiaan<br>Lewat peluru, mesiu dan bayang-bayang<br>Mawar, cinta dan kematian<br>Tak ada yang lebih menarik lagi<br>Tak ada yang lebih menarik lagi</div><div style="margin:10px 0">(2002)</div><div style="margin:10px 0"><br /></a><br />poem by <a href="http://en.citatepedia.ro/by.php?a=Imam+Setiaji+Ronoatmojo">Imam Setiaji Ronoatmojo</a><div class=q> <img src="https://www.citatepedia.ro/g/32share.png" style="float:left" alt="Share"> <script type="text/javascript" src="//s7.addthis.com/js/300/addthis_widget.js#pubid=citatepedia" async="async"></script><div style="display:inline-block" class="addthis_sharing_toolbox" data-url="http://en.citatepedia.ro/comments.php?id=410818" data-title="Sebuah bom yang meledak bernama sunyi (Indonesian) de Imam Setiaji Ronoatmojo" data-description=": Teungku Abdullah Syafii in memoriam (1) Bilakah ini harinya bom yang engkau lemparkan bersama Butir udara berinteraksi memekatkan cinta Yang dinamakan kesumat tak akan ada yang Bisa kuperbuat kecuali Menikam waktu dan sebuah bom yang Meledak e..."></div> </div> </div>
solid border
dashed border
dotted border
double border
groove border
ridge border
inset border
outset border
no border
blue
green
red
purple
cyan
gold
silver
black